Mataram, 10/10/2025. Dinamika sosial keagamaan yang semakin cepat dan multikompleks menutut solusi segera dari ilmu pengetahuan. Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri atau PTKIN terus beradaptasi menghadai dinamika tersebut. Wujudnya, Fakultas Ushuluddin Dan Studi Agama atau FUSA UIN Mataram dan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam atau FUSI UIN Sumatera Utara Medan, bersepakat melakukan kolaborasi penelitian dengan menandatangani memorandum of agreement atau MoA.

Penandatanganan MoA dilaksanakan oleh Kaprodi dan disaksikan Dekan dan Wakil Dekan dari kedua universitas. Penandatanganan MoA dilaksanakan di Meeting Room FUSA UIN Mataram pada tanggal 10 Oktober 2025 pukul 14.30 WIB. Kegiatan ini sebagai rangkaian kegiatan Visiting Lecturer FUSI UIN Sumatera Utara Medan ke FUSA UIN Mataram.
Pejabat FUSI UIN Medan yang hadir yaitu Dekan FUSI UIN Sumatera Utara Medan Dr. Maraimbang, MA didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik Dan Kelembagaan Dr. Elly Waminsyah Harahap M.Ag, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keungan Dr. Muhammad Nur Siregar, MA, Kepala Bagian TU Dr. Hera Herviana, S.Kom., M.Kom., dan Asiparis Nur Hidayah Pauzi Harapap. Sedangkan dari FUSA UIN Mataram hadir Dekan FUSA UIN Mataram, Prof. Suprapto, M.Ag, Wakil Dekan Bidang Akademik Dan Kelembagaan, Prof. Dr. Winengan, M.Si, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Dr. Agus, M.Si, dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Nursyamsu, M.Ud, beserta Kaprodi Sosiologi Agama Purnami Safitri, M.A., Sekretaris Prodi Sosiologi Agama Lutfatul Azizah, M. Hum., Kaprodi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir Dr. H. Muhammad Rizky H.K, M.S.I., Kaprodi Pemikiran Politik Islam Muh. Alwi Parhanuddin, M.S.I., dan Sekretaris Prodi Pemikiran Politik Islam Very Wahyudi, M.A.
Dalam sambutannya, Dekan FUSA UIN mataram Prof. Dr. Suprapto, M.Ag menyampaikan rombongan pejabat dari FUSI UIN Sumatera Utara Medan merupakan tamu perdana kami setelah pelantikan baru beberapa hari yang lalu. Bagi kami kunjungan ini sangat penting karena banyak hal yang bisa kita lakukan secara kolaboratif. Kedepan kita bisa melakukan kerjasama penelitian internasional terkait dengan keunikan-keunikan lokal. Secara sosiologis, masyarakat NTB banyak keunikan, demikian juga secara politik maupun praktik keagamaaan. Tentu hal yang sama ada di Sumatra dan seluruh pelosok Nusantara, sebab dilihat dari dimensi sosiologis, sistem sosial Indonesia berkarekter plural society atau masyarakat majemuk. Kemajemukan Indonesia merupakan potensi yang membutuhkan tata kelola yang baik dan tentu hanya bisa ditemukan melalui penelitian bersama, imbuhnya.
Sementara itu Dekan FUSI UIN Sumatera Utara Medan Dr. Maraimbang, MA, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penerimaan yang sangat baik dari keluarga besar FUSA UIN Mataram. Kedatangan kami dalam rangka mendiskusikan dan menemukan kesepahaman bagaimana kolaborasi kita dalam meningkatkan proses dan budaya akademik secara riil. Kami menyambut baik gagasan Dekan FUSA UIN Mataram untuk melakukan kolaborasi penelitian internasional. Prodi yang ada di FUSA UIN Mataram dan di FUSI UIN Sumatera Utara Medan banyak kesamaan. Fokus kajian kita juga sama, tentu jika kita melakukan kolaborasi maka ini akan menjadi kekuatan baru khususnya dalam mengembangkan potensi kemajemukan Indonesia, imbuhnya.####