Malang — Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) UIN Mataram dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya menandatangani kerjasama untuk memperkuat agenda kolaborasi Tridharma lintas program. Kegiatan berlangsung pada Kamis 6 November 2025 pukul 13.00–16.30 WIB di Ruang Rapat Dekan, Lantai 7 Gedung C FISIP Universitas Brawijaya.

Dekan FISIP UB Dr. Ahmad Imron Rozuli, S.E., M.Si. menyampaikan dukungan penuh atas kemitraan institusi. “Selamat datang di FISIP UB. Semua yang relevan sebagai medium benchmarking akan kami sediakan. Kami siap bermitra dalam visiting lecture, pertukaran mahasiswa, penulisan bersama, pertukaran reviewer, hingga program pengabdian. Kami juga berencana berkunjung ke UIN Mataram untuk benchmarking sekaligus pengabdian di wilayah Indonesia timur,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan FUSA Prof. Dr. Suprapto, M.Ag. menegaskan arah kolaborasi yang selaras dengan mandat integrasi keilmuan. “Dengan spirit integrasi, FUSA UIN Mataram melakukan perbandingan dan studi tiru ke Universitas Brawijaya untuk pengembangan kurikulum, pembelajaran, penelitian, dan pengabdian, khususnya pada Prodi PPI dan SA agar muatan akademik senafas dengan realitas zaman,” tuturnya.

Kaprodi PPI Muh. Alwi Parhanudin menekankan kesepadanan struktur akademik sebagai landasan kerja bersama. “Kami senang mengetahui bahwa struktur kurikulum PPI UIN Mataram dan Ilmu Politik UB ternyata memiliki banyak kemiripan. Hal itu tentnya menambah relevansi dari pertemuan ini dalam memetakan langkah lanjut pada program dalam bidang pendidikan, penelitian bersama, dan penyelarasan kurikulum” jelasnya.

Menindaklanjuti bidang pendidikan, Kaprodi Ilmu Politik FISIP UB Mohammad Fajar Shodiq Ramadlan, S.IP., M.I.P. membuka skema lintas kampus. “Ilmu Politik UB menawarkan opsi satu semester bagi mahasiswa PPI untuk mengambil mata kuliah tertentu minimal 10 SKS, dengan skema tanpa pembiayaan dari UB,” terangnya. Ia juga berharap para Dosen di PPI dapat melakuakan kerjasama riset seperti menulis bersama jurnal internasional.

Dari ranah sosiologi, Kaprodi Sosiologi Agama FUSA Purnami Safitri, M.A. memaparkan pemetaan bidang dan distingsi keilmuan. “Peta sosiologi kontemporer dan kekhasan Sosiologi UB tentunya memiliki perbedaan dengan Sosiologi Agama UIN. Saya tentu berhadap kolaborasi ini memperkaya riset sekaligus menjaga fokus disiplin” ucapnya.

Pertemuan dihadiri oleh Dekan FISIP UB Dr. Ahmad Imron Rozuli, S.E., M.Si. beserta seluruh dekanat FISIP Universitas Brawijaya Malang, Dekan Fak. Ushuluddin & Studi Agama UIN Mataram Prof. Dr. Suprapto, M.Ag., dan WD I FUSA Prof. Dr. Winengan, M.Si., Pimpinan Program Studi Pemikiran Politik Islam dan Sosiologi Agama beserta pihak tendik FUSA UIN Mataram. Kehadiran pimpinan kedua belah pihak memastikan kesinambungan di level kebijakan, mutu akademik, dan dukungan sumber daya.