
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Kota Mataram resmi dibuka oleh Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, pada Minggu malam (21/09/2025) di Lapangan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela. Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan momentum syiar dan dakwah untuk membumikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. MTQ juga menjadi ruang silaturahmi lintas generasi yang memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meneguhkan identitas religius Kota Mataram.
Di tengah semangat tersebut, mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) UIN Mataram tampil gemilang dengan meraih sejumlah juara bergengsi. Dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT), enam mahasiswa berhasil menorehkan prestasi di berbagai kategori lomba, mulai dari hafalan 10 hingga 30 juz, tafsir Al-Qur’an, hingga tilawah. Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan akademik dan spiritual yang diterapkan di kampus telah menghasilkan generasi Qur’ani yang kompetitif dan berintegritas.
Adapun para juara tersebut antara lain: M. Zainullah Aliy Ramadhan (Juara I, 20 Juz Putra), Rivaldi Ysuril Sadikin (Juara II, 30 Juz Putra), Muhammad Karazi (Juara II, Tafsir Al-Qur’an), Liza Heni Irmayani (Juara II, 10 Juz Putri), Arvi Rizki Chairi (Juara I, Tilawah 5 Juz), dan Jenifa Aura Hijria (Juara I, 20 Juz Putri). Capaian ini mendapat apresiasi langsung dari Kaprodi IQT, Dr. H. Zulyadain, MA, dan Sekretaris Prodi, Dr. Nur Syamsu, M.Ud, yang menyebutnya sebagai hasil nyata dari proses pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.
Lebih dari sekadar kemenangan, keberhasilan mahasiswa IQT mencerminkan sinergi antara ilmu, akhlak, dan kesadaran ekologis yang menjadi ciri khas pembinaan Qur’ani di UIN Mataram. Melalui pendekatan integratif antara ilmu tafsir, tilawah, dan pembinaan karakter, kampus ini konsisten mencetak insan akademik yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan yang tinggi.
Ajang MTQ XXXI menjadi panggung aktualisasi nilai-nilai Al-Qur’an yang selama ini ditanamkan dalam proses pendidikan di UIN Mataram. Prestasi mahasiswa Ushuluddin bukan hanya memperkuat posisi Prodi IQT dalam mempertahankan akreditasi Unggul dari BAN-PT, tetapi juga menegaskan peran UIN Mataram sebagai institusi yang berkomitmen membentuk generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan berkontribusi aktif dalam membangun masyarakat yang religius dan berkelanjutan. [elqudsy]