Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) UIN Mataram menyelenggarakan kegiatan Konsorsium Keilmuan Program Studi sebagai langkah strategis dalam memperkuat kurikulum pendekatan Outcome Based Education (OBE) dalam pengembangan kurikulum. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 10 hingga 12 September 2025, bertempat di UIN Yogyakarta. Forum ini dihadiri oleh enam orang delegasi resmi yang terdiri dari Ketua Program Studi (Kaprodi) dan Sekretaris Program Studi (Sekprodi) dari masing-masing jurusan di lingkungan FUSA UIN Mataram. Kehadiran para pimpinan prodi menjadi elemen kunci dalam merumuskan arah akademik yang lebih terintegrasi dan berdaya saing.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti empat sesi utama yang mencakup pemetaan body of knowledge, integrasi keilmuan lintas prodi, penyusunan roadmap konsorsium, serta strategi implementasi dan rencana tindak lanjut. Diskusi berlangsung intensif dan menghasilkan berbagai kesepakatan penting, termasuk perlunya kurikulum yang dirancang dengan pendekatan backward design, constructive alignment, dan penilaian autentik. Dengan fokus pada capaian pembelajaran lulusan (CPL), kurikulum diharapkan mampu mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.

Salah satu capaian utama dari forum ini adalah penyusunan roadmap konsorsium keilmuan selama sepuluh tahun ke depan. Dokumen tersebut memuat tahapan penguatan kurikulum, pengembangan modul kolaboratif, dan agenda riset bersama antarprodi. Strategi implementasi juga dirancang secara konkret, termasuk pembentukan tim pengarah, penyelenggaraan seminar tahunan, serta penerbitan jurnal ilmiah lintas disiplin. Semua langkah ini diarahkan untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas konsorsium dalam mendukung tridharma perguruan tinggi.

Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan dokumen strategis, tetapi juga membangun semangat sinergi antar program studi. Kaprodi dan Sekprodi tampil sebagai motor penggerak transformasi akademik, memastikan bahwa gagasan konsorsium dapat diterjemahkan menjadi kebijakan operasional di masing-masing prodi. Dengan semangat kolaboratif dan komitmen bersama, konsorsium keilmuan ini diharapkan mampu memperkuat posisi akademik UIN Mataram dalam menghadapi tantangan global dan mencetak lulusan yang unggul serta berdaya saing tinggi. [elqudsy]