Kamis, 25 April 2024 di Ruang Sidang Senat, Universitas Mataram mengadakan acara Youth Forum dengan tema “Cari Cuan Sambil Kuliah“. Kegiatan ini sebagai jawaban pertanyaan, Mahasiswa kuliah sambil kerja? Kuliah sambil cari cuan? Tentu jawabannya kenapa tidak! Belatar pertanyaan Gen Z tersebut, pihak Universitas Mataram mengadakan acara ini melalui menghadirkan pakar dari DPW GEKRAFS NTB, Binus Business School, Pengelola Kewirausahaan dan P2MW Universitas Mataram. Luarbiasa juga mampu menghadirkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Sandiaga Salahuddin Uno) sebagai Keynote Speaker. Voice of Indonesia (VOI) dan RRI Pro 2 Mataram menjadi mitra kerjasama dalam mengadakan acara ini. Kegiatan ini dihadiri oleh Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta pada lingkup Kota Mataram, NTB. Special perfomance juga dihadirkan grup musik The Sugar Daddy, penari Sentras dengan tarian “Gandrung” khas sasak. Tarian ini telah hidup sejak lama, bahkan sudah ada sejak jaman Airlangga di Jawa Timur. Pola tarinya tampak luar biasa, karena tidak mengikuti pola gerak serta iringan lagu yang sesuai dengan patokan yang lazim.

Kegiatan ini dibuka oleh bapak Wakil Rektor 3 Universitas Mataram. Melalui sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Universitas Mataram yang sampai hari ini berhasil meraih beragam prestasi di kancah internasional. Beliau juga menyampaikan bahwa Universitas Mataram telah mampu bekerjasama untuk mendistribusikan Mahasiswa bekerja pada berbagai instansi pemerintah maupun swasta yang ada di NTB pada skala regional maupun pada skala Nasional. Poin terakhir bahwa kegiatan seperti ini penting untuk diikuti oleh Mahasiswa dari beberapa kampus, sehingga mereka mampu menghadirkan ide dan berkolaboratif dalam meciptakan peluang bisnis dan meningkatkan perekonomian bangsa.
Selanjutnya sebagai keynote speaker, Sandiaga Salahuddin Uno, menyampaikan apresiasi dalam acara yang berjudul cari cuan sambil kuliah ini , sebagai pendorong pertumbuhan perkomian daerah dan negara menuju Indoensia emas 2045. Selain itu ia juga menyarankan kepada semua Mahasiswa untuk terlibat dalam perekonomian yang berbasis pada minat dan bakat nya diera modern dan perkembangan global saat ini.
Pada forum ini pihak UIN Mataram mengirimkan lima (5) orang Mahasiswa yang diwakili oleh SEMA UIN Mataram, dengan didampingi oleh Wakil Dekan 3 Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (Fusa), Prof. Dr. Bahtiar, M.Pd., Si.


Pada sambutan lainnya oleh Direktur Voice of Indonesia, bahwa acara seperti ini merupakan salah satu cara menyuarakan Indonesia untuk dunia melalui RRI. Voice of Indonesia juga telah menggunakan berbagai bahasa untuk menyebarkan kebudayaan dan pengetahuan Indonesia ke pihak luar atau warga negara Indonesia di luar negeri. Hingga tahun 2023, VOI bersiaran dalam sembilan bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, melalui gelombang pendek pada jam-jam tertentu serta televisi daring selama 24 jam.

Selanjutnya Rini Norfida sebagai narasumber, dalam acara ini menyampaikan pada era digital modern dan perkembangan global seperti saat ini, seharusnya Mahasiswa mampu menerapkan bisnis dalam rangka memanfaatkan perannya sebagai generasi muda pendorong kemajuan bangsa. Eksistensi Mahasiswa dalam menerapkan bisnis part time akan bisa membantu dirinya dan orang tua nya dalam mencukupi kebutuhan kesehariannya tanpa mengurangi esensinya menjadi Mahasiswa. Akibatnya melalui acara ini beliau berpesan untuk Mahasiswa mengembangkan potensi diri dalam meciptakan bisnis melalui ide kreatif, kolaboratif, dan penerapan media digital modern.

Diakhir acara, pakar maupun narasumber dan para pimpinan perwakilan berbagai kampus menyempatkan untuk sesi foto bersama, sebagai bukti visual bahwa kegiatan seperti ini untuk terus disemarakkan demi menuntun Mahasiswa sebagai generasi bangsa yang produktif dan berjiwa bisnis.