RAPAT KERJA PIMPINAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN STUDI AGAMA UIN MATARAM


Rapat Kerja Pimpinan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama dilaksanakan pada hari Selasa, 27 Maret 2018 bertempat di Taliwang Nada Sayang-sayang Lombok Barat.

Rapat pimpinan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Mataram dimulai pukul 11.00 Wita di awali dengan pembukaan yang dipandu oleh Wakil Dekan II dengan memberikan pengantar terkait dengan kedudukan Rapat Kerja Pimpinan dalam Pagu DIPA Fakultas.

Selanjutnya pengarahan Dekan terkait dengan usulan program 2019 yang secara buttem up dari usulan dosen, jurusan, kasubag, dan kabag dengan mengacu pada program tahun 2018. Beliau mengarahkan untuk mengusulkan program yang mendukung akreditasi jurusan dengan mengacu pada standar borang akretiasi, tidak boleh mengusulkan program yang tidak mendukung pengembangan jurusan dan fakultas. Beliau menambahkan bahwa pihak universitas memberikan kita rambu-rambu bahwa estimasi dana yang kita usulkan berstandar kepada DIPA tahun 2018 dengan kenaikan sekitar 10%. Jika tahun lalu anggaran kita 1,4 milyar, maka usulan tahun ini sekitar 1,6 milyar. Angka-angka di dalam DIPA tidak seluruhnya mendukung program, maksudnya ada angka-angka yang tidak bisa gunakan untuk membiayai program, seperti honorarium dosen luar biasa dan lain sebagainya.

Dekan menambahkan, Mungkin yang dikonsentrasikan adalah praktikum masing-masing Jurusan atau Prodi disesuaikan dengan jumlah mahasiswa kita, seperti IQT sudah sampai ke semster 7, demikian pula SA, dan PPI sampai ke semester 3. Mohon kepada para Kajur untuk memfokuskan perhatian pada praktikum per semester terutama penambahan kelas pada awal tahun akademik. Kemudian usulan terkait kompetensi mahasiswa dalam rangka membina dan mengembangkan bakat dan kemampuan mereka, saya mohon para kajur dan sekjur bekerja sama dengan WD 3 dalam program ini. Saya melihat bahwa dinamika mahasiswa kita di Ushuluddin alhamdulillah tidak terlalu bergejolak seperti mahasiswa fakultas lain. Ini terbukti dengan keberhasilan pelaksanaan pemilu Sema dan Dema yang berjalan dengan aman dan lancar. Kondisi ini sangat baik apabila didukung dengan adanya program peningkatan kompetensi mahasiswa supaya ara rasa kepemilikan terhadap fakultas.

Setelah Dekan selesai memberikan pengarahan, masing-masing jurusan bersama tim dosen, Kabag kasubag dan timnya merumuskan program untuk diusulkan tahun 2019.

Pada sesi berikut diisi oleh Wakil Wakil Rektor I UIN  Mataram (Prof. Dr. H. Masnun, M.Ag), Beliau menekankan untuk keseriusan fakultas maupun jurusan untuk mengawal proses akreditasi untuk hasil yang terbaik. Beliau berjanji setelah pengukuhan Guru Besar (kebetulan 3 hari lagi dari saat Raker beliau akan dikukuhkan sebagai guru besar) akan road show ke fakultas dan jurusan di lingkungan UIN Mataram untuk mengawal dan mengevaluasi sejauh mana persiapan masing-masing fakultas dan jurusan menghadapi akreditasi, karena Bapak Dirjen di setiap pertemuan selalu mengingatkan kita semua untuk berusaha meraih akreditasi A, baik di tingkat prodi maupun institusi.

Kemudian beliau juga menyatakan bahwa seluruh pedoman akademik dan kehamasiswaan menjadi tanggung jawab universitas, dan akan dicetak dalam jumlah besar sehingga seluruh mahasiswa UIN yang menyusun Skripsi akan mendapatkan satu buku panduan penyusunan Skripsi. Demikian pula pedoman akademik akan dicetak sesuai dengan jumlah mahasiswa dan Dosen UIN Mataram. Ini bagian dari upaya kita melengkapi dokumen yang berkaitan dengan kelengkapan borang akreditasi.

Rapat ditutup pada pukul 17.30 oleh Wakil Dekan 1 dengan memberi penguatan pada dokumen standar-standar borang akreditasi.