Prodi Pemikiran Politik Islam UIN Mataram Cetak Pemikir Politik Dan Manajer Pemerintahan Profesional

(Foto Agus, M.Si, Ketua Prodi Pemikiran Politik Islam UIN.Mataram)

Mataram. Kehadiran Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI) mendatangkan harapan baru bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat untuk belajar banyak hal tentang politik dan pemerintahan. Dalam acara sosialisasi visi, misi dan profil lulusan, di Radio Republik Indonesia (RRI) Mataram, hari Kamis, 20 Juni 2019 yang disiarkan secara live, Ketua Prodi Pemikiran Politik Islam UIN Mataram Agus, M.Si menjelaskan bahwa Prodi PPI hadir untuk mencetak pemikir dan manajer professional di bidang politik dan pemerintahan. Lanjut Agus, kompetensi ini sangat dibutuhkan di Indonesia terlebih di NTB seiring agenda-agenda pemerintah dan pemerintah daerah untuk terus mempercepat reformasi bidang politik, pemerintahan dan birokrasi.

Kita ketahui setelah Indonesia memasuki era reformasi, politik dan pemerintahan menjadi panglima kata Agus. Beberapa indikator untuk menyebut politik dan pemerintahan sebagai indikator, Agus menjelaskan beberapa agenda yang terus bergulir, seperti penataan pemilu dan demokrasi, penataan hubungan pemerintah pusat dan daerah, penataan kelembagaan dan politik pemerintahan desa, penataan pelayanan publik, dan lain-lain.

Menurut Agus semua agenda pemerintah itu harus didukung oleh ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mempuni. Dalam menjawab kebutuhan pemerintah pusat dan pemerintah daerah kata Agus, Program Studi Pemikiran Politik Islam UIN Mataram sangat diminati oleh masyarakat.

Agus menambahkan saat ini minat masyarakat untuk belajar di Prodi Pemikiran Politik Islam sangat tinggi. Setiap tahun jumlah peminatnya meningkat dan tingkat kompetisinya juga meningkat. Karena itu saya menghimbau kepada masyarakat yang ingin belajar politik dan pemerintahan untuk cepat mendaftar di UIN Mataram imbuh Agus.

Lantas apa kompetensi alumni Program Studi Pemikiran Politik Islam UIN Mataram ?. Agus menjelaskan kami ingin mencetak SDM yang handal dalam analisa pemikiran politik dan professional dalam bidang manajemen pemerintahan. Dengan begitu, alumni PPI nanti menjadi; analis politik, politisi, birokrat, dan asistensi peneliti di bidang politik dan Politik Islam. Untuk menunjang kompetensi itu, kita siapkan kurikulum yang fokus mengarah pada bidang kompetensi, ungkap Agus. (AK)

(Visited 145 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *