Puasa tidak surutkan semangat UAS Mahasiswa FUSA

Senin 20 Mei 2019 hingga lima hari kedepan, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Mataram menyelenggarakan Ujian akhir semester (UAS). Hari ini mulai jam 08.00 wita semua Jurusan yang ada di FUSA serentak mulai melakukan UAS tersebut.  Jurusan Pemikiran Politik Islam (PPI), Ilmu qur’an dan tafsir (IQT) dan Jurusan Sosiologi Agama UIN Mataram. Pelaksanaan UAS tersebut ikut dipantau langsung oleh beberapa pejabat di FUSA, salah satunya oleh wakil dekan dua bidang keuangan DR. H. Maimun, M.Pd, didampingi para Kajur, Sekjur, serta bebrapa dosen FUSA yang bertugas mengawas hari ini, dan seluruh mahasiswa FUSA yang mengikuti UAS hari ini tampak sangat senang mendapatkan pantauan langsung oleh pejabat dan dosen FUSA.

Maimun M.Pd, saat diwawancarai menjelasakan bahwa pelaksanaan UAS yang dimulai hari ini hingga lima hari kedepan merupakan satu fase yang sangat penting yang wajib dilalui oleh semua mahasiswa yang terdaftar di FUSA. Selain sebagai kewajiban yang harus dilalui untuk melalukan evaluasi akademik terhadap kemampuan dan penguasaan mahasiswa terhadap materi yang pernah diajarkan, UAS Juga memiliki arti penting dalam usaha untuk menunjukkan keseriusan dan totalitas seluruh civitas akademik yang ada di bawah FUSA dalam menjalankan salah satu tri darma perguruan tinggi tersebut serta upaya menunjukkan kekompakan seluruh elemen yang ada di FUSA. Hal ini kemudian turut diaminkan oleh para kajur dan sekjur yang mendampingi.

Untuk membuat suasana ujian lebih santai namun serius walaupun dilakukan saat suasana puasa, dosen pengawas diminta membuat susasana kelas ujian menjadi lebih santai tidak menegangkan. Lagi-lagi hal ini kemudian disambut gembira oleh para mahasiswa yang sedang mengikuti UAS, yang berlangsung di seluruh kelas FUSA yang tesedia di semua ruang kelas di lantai tiga gedung FUSA.

Ditambahkan oleh Abul Karim, M.Hum, Selaku ketua panitia pelaksanaan UAS kali ini, dia menerangkan  bahwa pelaksanaan UAS kali ini betul-betul disiapkan dengan serius mulai dari memastikan seluruh adiministrasi UAS semua tersedia dengan baik, soal UAS, lembar jawaban, absensi, berita acara dan seterusnya. Begitu juga dengan semua tenaga dosen yang akan melakukan pengawasan dipastikan informasinya dan jadwalnya harus sudah diketahui semua, sehingga UAS berjalan dengan lancar, ujarnya.

(Visited 36 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *