PENGKAJIAN DESA WISATA MAHASISWA SOSIOLOGI AGAMA

Kamis 2 Mei, mahasiswa Sosiologi Agama (SA) UIN Mataram melaksanakan kegiatan praktikum Sosiologi Wisata berlangsung di Desa Wisata Mas-mas, beserta Ketua Jurusan (Kajur), Sekretaris Jurusan (Sekjur), Dosen Pengampu (DP), Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan seluruh mahasiswa SA semester IV yang sedang mengambil mata kuliah Sosiologi Wisata tersebut.

Menurut Murdianto, M.Si Kajur SA dalam sambutannya “pada kesempatan baik ini mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuannya dari teoritis menuju praktis dilapangan, guna untuk memaca fenomena sosial pariwisata, pola interaksi wisatawan, manajemen pariwisata desa, dll”. Ditambahkan oleh Ahmad Efendi DP  mata kuliah sosiologi wisata,  bahwa dengan adanya mata kuliah ini sangat urgent bagi mahasiswa SA semester IV, karena dipersiapkan dalam menghadapi Industri 4.0. Lebih-lebih saat ini Lombok menjadi sorotan para investor dibidang sektor pariwisata yang dapat berkontribusi bagi perekonomian”.

Sehingga mahasiswa SA hendak memahami baik secara teoritik maupun praktik dilapangan terkait perkembangan pariwisata. Oleh karena itu seluruh mahasiswa SA wajib mengambil mata kuliah tersebut  untuk mengikuti praktikum di desa wisata Mas-Mas Kecamatan Batu Kliang Utara Lombok Tengah.

Desa wisata mas-mas terletak sekitar 25 KM sebelah timur Kota Mataram.  Desa ini memang aura alam  asri dan indah dengan udaranya yang segar. H. Habiburrahman selaku kepala Desa dan juga Mantan Pokdarwis Desa mas-mas mengatakan  Desa ini telah dikenal dibelahan benua Eropa, USA dan Australia, mengingat juga paket desa wisata mas-mas ini fokusnya untuk wisatawan mancanegara.

Mahasiswa SA menggunjungi beberapa tempat pertama mengunjungi bendungan  yang dikelilingi view alam berupa petak-petak sawah menghijau ditumbuhi padi yang baru saja mulai membesar.  Kemudian menuju pembuatan kerajinan tangan berbahan baku alam seperti bambu dan rotan dibuat oleh warga desa. Terakhir  menuju tempat pembuatan makanan (kue) khas Desa Mas-mas.

Melalui kegiatan praktikum di Desa Mas-mas ini dapat mengembangkan pemikiran secara terbuka dengan cara pandang baru dalam menganalisis pariwisata. Output Prodi SA nantinya melahirkan  akademisi, analis sosial, praktisi yang dapat bekerja di lembaga pemerintahan, lembaga swasta dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).*Suparman

(Visited 14 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *