Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Mataram Pilih Dema Perdana

Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram setelah resmi beralih status dengan terbitnya Perpres No 34 Tahun 2017, terus berbenah. Salah satu perwujudannya adalah lahirnya fakultas baru yakni Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA).

Kelahiran FUSA sebagai realisasi transformasi IAIN menjadi UIN mulai merangkak mengejar fakultas lainnya. Kelengkapan struktural terus dilakukan, termasuk sisi organisasi kemahasiswaan. Senin (19/2), dilakukan pemilihan pengurus Senat Mahasiswa (Sema) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) FUSA.

“Alhamdulillah, pemilihan ini bisa berlangsung lancar dengan jalan voting, hal itu untuk mendapatkan legalitas yang kuat,” kata Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FUSA, Dr. S. Ali Jadid Al-Idrus, MA.

Lebih jauh Dr. Ali Jadid mengatakan dalam proses pemilihan, enam kursi diperebutkan oleh para kandidat. Itupun berproses dan berlansung aman serta demokratis.

“Dari keenam kandidat, yang terpilih menjadi Ketua Sema Wahyudin Safari dan Ketua Dema Muhammad Arif,” imbuhnya.

Sebagai fakultas yang baru lahir pada 2017 kemarin, menurut Dr. Ali Jadid, FUSA berupaya gesit dalam melaksanakan berbagai program kerja lingkup fakultasnya, agar berimbang dengan fakultas-fakultas terdahulu.

“Sekarang kita sedikit berlari agar bisa berjalan beriringan dengan fakultas lain,” ujarnya sembari menambahkan bahwa unit kegiatan kemahasiswaan yang baru terpilih untuk memperkokoh keberadaan FUSA di UIN Mataram dan akan dilantik pada 5 Maret mendatang. 

(Visited 1 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *